Resonansi ke-2 kolom udara terjadi pada saat tinggi kolom udara 40 cm

Resonansi ke-2 kolom udara terjadi pada saat tinggi kolom udara 40 cm. Jika cepat rambat bunyi di udara 300 m/s. Tentukan panjang kolom udara pada resonansi ke-3 dan frekuensinya.

Jawaban

Gelombang yang terbentuk dalam kolom udara merupakan gelombang bunyi berdiri.

Peristiwa resonansi terjadi saat frekuensi sumber nilainya sama dengan frekuensi gelombang bunyi pada kolom udara yang dicirikan dengan terdengarnya bunyi yang paling nyaring (amplitudo maksimum).

Panjang kolom resonansi dapat dihitung dengan rumus L = ((n+1)/4)λ.

Kemudian untuk mendapatkan besar frekuensinya yaitu f = v/λ Dimana n = resonansi ke λ = panjang gelombang (m) L = panjang kolom (m) v = cepat rambat gelombang (m/s) f = frekuensi (Hz)

Diketahui: n = 2 L = 40 cm = 0,4 m v = 300 m/s

Ditanya:

Panjang kolom ke-3 dan frekuensinya …?

Jawab:

Menghitung panjang gelombang L = ((n+1)/4)λ 0,4 = (3/4)λ λ = 0,53 m Menghitung panjang kolom L = ((n+1)/4)λ L = (5/4). 0,53 L = 0,66 m Menghitung frekuensi f = v/λ f = 300/0,53 f = 566 Hz Jadi, panjang kolomnya sebesar 0,66 m dan frekuensinya sebesar 566 Hz