Bukan Hanya Sahara, inilah Gurun Afrika yang Menyimpan Keindahan Luar Biasa
pic from jakarta post

Bukan Hanya Sahara, inilah Gurun Afrika yang Menyimpan Keindahan Luar Biasa

Gurun Afrika – Keindahan yang Tak Terbayangkan

Afrika – benua terbesar kedua di dunia juga merupakan rumah bagi gurun terbesar di dunia – Sahara. Sebenarnya ada tiga gurun di benua itu – Sahara, Namib dan Kalahari. Bersama-sama ketiga daratan yang luar biasa luas dan beragam ini menutupi sebagian besar Afrika. Indah, namun berbahaya, wilayah benua ini menyediakan sejarah geologis dan budaya yang kaya yang berasal dari jutaan tahun yang lalu.

Gurun Sahara – Meskipun kelihatannya tidak terbayangkan, gurun ini selalu berubah, menyusut, dan semakin besar ukurannya. Foto-foto satelit yang dipelajari dari awal 1980-an menunjukkan bahwa tepi selatan Sahara meluas ke Sahel, pita kering yang memisahkan gurun dari Savana. 

Tapi pertengahan 1980-an melihat daerah ini tumbuh hijau dan basah lagi. Rute perdagangan umum selama berabad-abad, karavan melakukan perjalanan melalui Sahara menghabiskan berhari-hari dan berminggu-minggu melintasi lanskap yang sangat luas. Beberapa oasis gurun di sini memungkinkan perdagangan antara pelabuhan Afrika Utara dan pasar Savannah selatan.

TRENDING NOW :  Ilmuwan Australia Berharap Untuk Menghidupkan Kembali Harimau Tasmania yang Punah Dalam 10 Tahun Menggunakan DNA Sequencing

Ada sekitar 4 juta orang atau lebih yang tinggal di Sahara, sebagian besar di Mauritania, Sahara Barat, Aljazair, Libya dan Mesir. 

Selain itu ada rangkaian kehidupan hewan yang menarik dan mengesankan, termasuk gerbil, jerboa, cape hare, landak gurun, domba barbar, kijang, kijang, rusa, keledai liar, babon, hyena, serigala, rubah pasir, musang dan luwak. 

Kehidupan burung mencakup lebih dari 300 spesies. Kehidupan yang luas dan budaya yang beragam ini hadir dalam satu gurun.

Gurun Namib

Bukit pasir di Gurun Namib adalah bukit pasir tertinggi di Bumi. Sementara Sahara adalah gurun terbesar di dunia, Namib dianggap sebagai gurun tertua, yang telah mengalami kondisi kering atau semi-kering setidaknya selama 80 juta tahun. 

Dalam bahasa Nama*, Namib berarti “luas”, dan ini tidak berlebihan. Pada 50.000 kilometer, Taman Namib-Naukluft adalah kawasan konservasi terbesar di Namibia dan salah satu yang terbesar di dunia. 

TRENDING NOW :  13 Fakta Menarik dari Pesawat terbesar di Dunia Antonov AN-225

Angin meniup pasir Gurun Namib yang haus menjadi punggung bukit yang tajam. Hebatnya ada hewan, serangga, dan tumbuhan yang tinggal di wilayah dunia yang indah, namun sebagian besar tidak ramah ini. Salah satu penghuninya yang paling tidak biasa, Welwitschia, adalah tanaman seperti semak yang hanya tumbuh dua daun panjang berbentuk tali terus menerus sepanjang hidupnya. 

Diyakini bahwa mereka berumur sangat panjang, mungkin hidup 1000 tahun atau lebih. Beberapa individu mungkin berusia lebih dari 2000 tahun.

Gurun Kalahari 

Sebuah keajaiban geologis, Gurun Kalahari adalah bagian dari cekungan pasir besar yang membentang dari Sungai Oranye hingga Angola, di barat hingga Namibia dan di timur hingga Zimbabwe. Massa pasir pasir berbentuk angin yang begitu umum di lanskap Kalahari diciptakan oleh erosi formasi batu lunak. 

Berkat vegetasi di daerah tersebut, bukit pasir menjadi stabil 10.000 hingga 20.000 tahun yang lalu. Anehnya, rerumputan, semak berduri, dan pohon akasia dapat bertahan hidup di musim kemarau panjang lebih dari 10 bulan dalam setahun. 

TRENDING NOW :  12 Bahasa yang Paling Banyak Digunakan di Dunia, indonesia termasuk didalamnya

Beberapa ilmuwan tidak menganggap Kalahari sebagai gurun sejati karena beberapa bagian Kalahari menerima lebih dari 10 inci hujan dalam setahun. Hewan yang hidup di kawasan ini antara lain hyena coklat, singa, meerkat, beberapa jenis kijang, dan berbagai jenis burung dan reptil.

 

*Bahasa Nama (dahulu Khoisan) merupakan yang terbesar dari bahasa-bahasa Khoisan dan diucapkan di sebagian Afrika Selatan, Botswana, dan Namibia oleh sekitar 233.701 jiwa. Orang Hottentot biasa merujuk diri dan bahasanya sebagai Nama, suku terbesar penutur bahasa Hottentot. Kata ‘Khoisan’ berasal dari ‘khoi’, kata Nama untuk mereka sendiri, dan ‘san’, yang merupakan kata Nama untuk Bushman, suku penutur Khoisan lain yang lebih kecil. Namun, istilah ‘Hottentot’, berasal dari pemukim awal Belanda, yang saat mendengar penuturan bahasa ini, mengira semua penduduk asli berkata ‘hot’ dan ‘tot’. (wikipedia)