Profil Indra Kenz, Crazy Rich medan yang Kini Malah Jadi Tersangka Investasi Bodong

Profil Indra Kenz, Crazy Rich medan yang Kini Malah Jadi Tersangka Investasi Bodong

Bareskrim Polri telah menetapkan Crazy Rich dari Medan Indra Kesuma atau lebih dikenal dengan Indra Kenz sebagai tersangka kasus penipuan investasi melalui aplikasi Binomo (Binary Option Trading).   Pengacara Indra Kesuma atau Indra Kenz mengatakan mereka berencana mengajukan gugatan praperadilan. ”Praperadilan kemungkinan ada,” kata Kuasa Hukum Indra Kenz Wardaniman Larosa, Jumat (25/2).  Saat ini, tim hukum masih berkoordinasi dengan keluarga Indra Kenz untuk menentukan tindakan hukum lebih lanjut, termasuk penangguhan penahanan. 

Berdasarkan pengakuan kliennya, Wardaniman mengatakan, Indra Kenz tidak mengetahui pemilik aplikasi Binomo. Namun, Wardaniman menjamin Indra Kenz bekerja sama dan membantu petugas  mengungkap informasi terkait aplikasi berkedok perdagangan opsi biner tersebut. 

Indra Kenz ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan investasi penipuan melalui aplikasi Bimomo, setelah polisi melakukan penyelidikan sekitar 7 jam pada Kamis (24/2) lalu. Sejumlah barang bukti juga diperiksa dalam kasus ini, yakni akun media sosial Youtube Indra dan bukti transfer. 

TRENDING NOW :  Indra Kenz Terancam dimiskinkan, Video Kesombongan Crazy rich asal Medan ini Viral

Atas perbuatannya, Indra Kenz dikenai berbagai pasal dan diancam dengan hukuman penjara 20 tahun.

Indra Kenz disangkakan Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 28 ayat 1 UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Kemudian Pasal 3 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kemudian Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP. 

Dugaan penipuan melalui aplikasi Binomo terungkap setelah delapan korban melaporkan pemilik aplikasi dan sejumlah mitra aplikasi Binomo, termasuk Indra Kenz.

Jadi siapa Indra Kenz? 

Dalam akun YouTube pribadinya, Indra Kenz sering menyebut bahwa aplikasi Binomo adalah aplikasi investasi legal. Namun kemudian dia meminta maaf dan mengatakan bahwa Binomo itu ilegal. Lahir di Rantauprapat, Sumatera Utara pada 31 Mei 1996 silam, pemilik nama Indra Kesuma ini dikenal dengan Indra Kenz.  Indra Kenz lulusan Teknik dari Universitas Prima Indonesia, Medan, Sumatera (2014-2018).  

TRENDING NOW :  Sumber Kekayaan Indra Kenz yang menjadikannya salah satu Crazy Rich Indonesia

Indra Kenz mendapat julukan Crazy Rich Medan karena memiliki banyak bisnis mulai dari kursus perdagangan, klinik kecantikan, perusahaan makanan, clothing line dan banyak lainnya.  Ia juga merupakan pemilik PT Disotiv Citra Digital, sebuah perusahaan dengan bisnis di dunia kreatif seperti pemasaran digital dan videografi.  berkarir sejaki usia 16 tahun, ia mengaku beberapa kali pernah berjualan online, juga bekerja sebagai penyanyi kafe, pengamen hingga menjadi sopir taksi . Ia kemudian juga mengaku pernah menjadi penyiar radio, pembawa acara atau master of ceremony (MC)  dan juga pernah mengikuti ajang pencarian bakat The Voice Indonesia tahun 2018. Indra Kenz juga pernah menjadi agen asuransi, menjual jam tangan mahal dan bangkrut. 

TRENDING NOW :  Indra Kenz Terancam dimiskinkan, Video Kesombongan Crazy rich asal Medan ini Viral

Di usianya yang ke-26, Indra Kenz mengaku pernah mencoba menjadi investor namun tertipu sehingga ia penasaran mempelajari seluk beluk berinvestasi di pasar keuangan. Nama Indra Kenz kemudian melejit setelah diundang ke banyak acara TV dan membantu memantapkan dirinya sebagai pembuat konten. Dalam kontennya, ia kerap memamerkan kehidupan mewahnya di media sosial mulai dari YouTube, TikTok hingga Instagram