Pada masa Demokrasi Liberal sistem ekonomi kolonial masih mengakar kuat di Indonesia. Menghadapi kondisi tersebut, Soemitro Djojohadikusumo mencetuskan kebijakan Gerakan Benteng. Langkah konkret kebijakan tersebut adalah

Pada masa Demokrasi Liberal sistem ekonomi kolonial masih mengakar kuat di Indonesia. Menghadapi kondisi tersebut, Soemitro Djojohadikusumo mencetuskan kebijakan Gerakan Benteng. Langkah konkret kebijakan tersebut adalah

A. Merancang pembangunan jangka pendek dan jangka panjang

B. Merombak sistem ekonomi kolonial menjadi ekonomi nasional.

C. Menyediakan kredit bagi perusahaan nasional.

D. Memotong nilai uang bernilai Rp. 2,5 ke atas

E. Membangun semangat kewirausahaan golongan pribumi

Jawaban

C. Menyediakan kredit bagi perusahaan nasional.

Penjelasan

Sistem ekonomi Gerakan Banteng merupakan program untuk merubah ekonomi Indonesia yang dirasa berat sebelah dengan selalu menguntungkan para pedagang besar dan melupakan pedagang kecil. Untuk itu, sistem ekonomi Gerakan Benteng bertujuan untuk membentuk suatu kelas baru bagi para pengusaha lokal. Program-program dari sistem ekonomi Banteng antara lain:

  • Menumbuhkan kelas pengusaha bagi para pengusaha lokal agar mereka dapat bersaing dengan pengusaha lainnya.
  • Pengusaha yang lemah dalam modal, perlu diberi kesempatan dalam pembangunan nasional.
  • Membimbing pengusaha pribumi yang lemah dengan memberikan bantuan kredit.

Program Benteng dirasa gagal dilaksanakan karena pemberian kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pengusaha lokal membuat mereka tidak tahu kredit yang diberikan oleh pemerintah harus mereka apakan. Hal inilah yang menjadikan pada masa Kabinet Ali I, pemerintah mengeluarkan sistem ekonomi Ali-Baba yang berdiri atas dasar kegagalan dari Program Benteng.