Macam Macam Control Panel Hosting

Mengenal Macam Macam Control Panel Hosting di Dunia Web

Melakukan manajemen control pada hosting, mengharuskan pengelola web mengakses control panel hosting. Bukan hanya satu, ada macam macam control panel hosting yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan para pengelola web atau blogger, yang cocok dengan aktivitasnya.

Pengertian Control Panel Hosting

Sebuah tool yang menjadi pusat manajemen layanan hosting disebut sebagai control panel hosting. Dari macam macam control panel hosting yang dikenal, pengelola bisa melakukan banyak pengaturan pada interface admin.

Serupa dengan pengaturan pada laptop atau PC yang mengharuskan masuk ke control panel, dalam dunia web pun control panel hosting akan memungkinkan pengguna melakukan banyak aktivitas lanjutan. Mulai dari migrasi server atau mengganti web server, semua bisa dilakukan dengan klik yang mudah.

TRENDING NOW :  4 Daftar Penyedia VPS Murah dan Terpercaya, dimulai dari $2

Jenis Control Panel Hosting

Ada macam macam control panel hosting yang bisa dipilih oleh para pengelola web sesuai dengan kebutuhan. Selain kebutuhan sistem operasi, beberapa control panel juga terbatas di beberapa negara saja.

1. cPanel

Salah satu control panel ini hanya diperuntukkan pada OS Linux. Namun demikian, cPanel ini sangat populer di kalangan pemerhati web karena fungsinya yang mengesankan. Ada banyak fitur yang bisa digunakan dan diakses oleh pengelola web dengan sangat mudah, bahkan hanya dalam 1 halaman saja.

Fitur utama yang bisa diakses menggunakan cPanel adalah mengatur domain name, transfer file, hinggal manajemen spam email. Selain itu, ada juga fitur untuk melakukan pemblokiran IP dan backup data. Pengelola web pemula bahkan bisa menggunakan cPanel dengan mudah, karena dilengkapi deskripsi untuk masing-masing fitur.

TRENDING NOW :  Pelajari 6 Cara Upload Web ke Hosting yang Mudah Untuk Diterapkan

2. Plesk

Control panel ini juga tak kalah populer, namun utamanya di kalangan jasa hosting Eropa. Sistem operasi yang compatible dengan Plesk adalah Windows dan Linux, sehingga membuat Plesk juga banyak dipakai seperti halnya cPanel.

Interface yang dipakai juga sederhana dan dilengkapi dengan berbagai variasi otomasi fitur. Dengan demikian, pengelola web akan memiliki waktu yang lebih efektif dan efisien, dan bisa segera fokus membangun web.